Di tengah teriknya cuaca tropis, segelas es buah dengan irisan timun suri menjadi sajian pelepas dahaga yang sangat digemari, terutama saat bulan Ramadan. Buah yang satu ini bukan hanya populer karena kesegarannya, tetapi juga karena cita rasa khasnya yang ringan, lembut, dan alami manis. Timun suri merupakan buah musiman yang banyak ditemukan di pasar tradisional saat musim panas atau menjelang bulan puasa.
Timun suri (kadang disebut juga sebagai timun mas atau mentimun betik di beberapa daerah) adalah buah dari keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae). Meski memiliki nama “timun”, buah ini berbeda dari mentimun biasa. Bentuknya lonjong, kulitnya kuning kehijauan atau putih kekuningan, dengan daging buah berwarna putih gading dan aroma yang khas.
Cita Rasa yang Unik dan Ringan
1. Manis Alami
Timun suri memiliki rasa manis alami yang tidak menyengat. Tidak seperti buah manis lainnya, rasa manis pada timun suri cenderung lembut dan ringan, sehingga cocok dikombinasikan dengan bahan lain tanpa saling menutupi rasa.
2. Aroma Harum yang Khas
Saat buah matang, timun suri mengeluarkan aroma harum yang khas, sedikit mirip melon, tapi lebih halus dan segar.
3. Tekstur Lembut dan Mengenyangkan
Daging buah timun suri memiliki tekstur lembut dan berair, mirip agar-agar alami, namun tetap memberikan sensasi mengenyangkan.
4. Menyegarkan di Mulut
Karena kandungan airnya yang tinggi, buah ini sangat menyegarkan ketika disajikan dingin atau dicampur dalam es buah, es campur, atau kolak.
Cocok untuk Aneka Sajian
Timun suri sering digunakan dalam berbagai sajian berbuka puasa dan minuman segar, antara lain:
– Es timun suri dengan sirup dan susu kental manis
– Kolak timun suri
– Smoothie atau infused water
– Campuran salad buah
Nilai Gizi dan Manfaat
Selain enak, timun suri juga kaya akan manfaat:
– Tinggi kandungan air, cocok untuk rehidrasi tubuh.
– Mengandung vitamin C dan antioksidan.
– Baik untuk pencernaan karena teksturnya lembut dan berserat ringan.
Kesimpulan:
Cita rasa khas timun suri terletak pada kombinasi unik antara manis yang lembut, aroma harum, dan tekstur menyegarkan. Tak heran jika buah ini selalu diburu saat musim panas dan bulan puasa tiba. Timun suri bukan sekadar pelengkap es buah, melainkan buah lokal yang memberikan sensasi segar yang otentik dan memuaskan.