Kanker kulit umumnya disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan, baik dari matahari maupun alat tanning buatan. Faktor risiko seperti kulit terang, riwayat terbakar sinar matahari, dan adanya tahi lalat tidak normal juga meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker kulit. Tanda awal yang perlu diwaspadai meliputi perubahan bentuk, warna, atau ukuran tahi lalat, luka yang tidak sembuh, serta benjolan atau bercak baru pada kulit. Dengan mengenali gejala sejak dini dan menjaga perlindungan kulit secara rutin, risiko kanker kulit dapat diminimalkan, dan peluang kesembuhan akan jauh lebih besar.
Penyebab Kanker Kulit
Penyebab utama kanker kulit adalah paparan sinar ultraviolet (UV) yang merusak DNA sel kulit. Sumber sinar UV ini bisa berasal dari:
1. Sinar Matahari
Paparan sinar matahari langsung, terutama di jam 10 pagi – 4 sore, adalah penyebab paling umum.
2. Alat Tanning (Sunbed)
Penggunaan tanning bed atau sunlamp juga meningkatkan risiko kanker kulit karena pancaran UV buatan yang kuat.
3. Faktor Risiko Tambahan
– Kulit terang atau sensitif terhadap matahari
– Riwayat terbakar sinar matahari (sunburn), terutama saat masih kecil
– Riwayat keluarga kanker kulit
– Paparan zat kimia tertentu (seperti arsenik)
– Sistem kekebalan tubuh lemah, misalnya pada penderita HIV/AIDS atau penerima transplantasi organ
– Bintik atau tahi lalat yang tidak normal (displastik nevi)
Tanda Awal Kanker Kulit:
Perubahan Tahi Lalat atau Bintik di Kulit
– Asymmetry (bentuk tidak simetris)
– Border (tepi tidak rata atau kabur)
– Color (warna tidak merata: bisa cokelat, hitam, merah, biru)
– Diameter (lebih dari 6 mm)
– Evolving (berubah ukuran, bentuk, atau warna)
1. Luka yang Tidak Sembuh
Luka yang tak kunjung sembuh dalam beberapa minggu, terutama jika mudah berdarah, bisa menjadi tanda awal kanker kulit.
2. Benjolan atau Bercak Baru
Benjolan berwarna merah muda, putih, atau lilin yang tumbuh perlahan bisa menjadi tanda karsinoma sel basal (BCC), jenis kanker kulit yang paling umum.
3. Kulit Kasar, Bersisik, atau Mengelupas
Biasanya ditemukan pada bagian kulit yang sering terkena sinar matahari, seperti wajah, tangan, dan leher.
Pencegahan Kanker Kulit:
– Gunakan tabir surya (SPF 30 atau lebih) setiap hari, bahkan saat mendung
– Hindari sinar matahari langsung di jam-jam puncak
– Kenakan pakaian pelindung, topi, dan kacamata hitam
– Hindari tanning bed
– Periksa kulit sendiri secara rutin dan konsultasikan ke dokter jika ada perubahan mencurigakan
Penutup:
Kanker kulit merupakan penyakit serius yang sering kali dapat dicegah dan diobati jika terdeteksi sejak dini. Mengenali penyebab serta tanda-tanda awalnya sangat penting untuk melindungi diri dan orang terdekat. Jaga kesehatan kulit dengan menghindari paparan sinar UV berlebih, gunakan tabir surya, dan lakukan pemeriksaan kulit secara rutin.